Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Air Terjun Gitgit, Sebuah Keindahan yang Tersembunyi di Bali

Keindahan objek wisata di Bali yang tidak kalah serunya yaitu Air Terjun Gitgit yang berada di Desa Gunung Luwih Gitgit, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali. Air terjun ini memiliki permukaan sungai dengan permukaan yang cukup lebar sekitar 3 meter, semakin dalam permukaannya maka akan semakin lebar, bahkan bisa mencapai 5 meter. sedangkan ketinggian dari Air Terjun Gitgit kurang lebih 35 meter.

Air Terjun Gitgit
Air Terjun Gitgit

Udara yang ada di sekitar air terjun ini sangat sejuk sehingga anda bisa merasa nyaman menikmati panorama yang ada di sekitar air terjun Gitgit. Jika anda berangkat dari kota Singaraja maka anda harus menempuh jarak kurang lebih 11 km, sedangkan untuk anda yang berangkat dari lokasi wisata Bedegul maka anda harus menempuh jarak 16 km untuk sampai ke Air Terjun Gitgit. Sedangkan jarak Air Terjun Gitgit dari kota Denpasar yaitu 67 km atau kurang lebih 2 jam perjalanan.


Lokasi Air Terjun Gitgit


Air Terjun ini sebenarnya sangat mudah untuk ditemukan karena letaknya berada di sekitar Jalan Raya Denpasar-Bedegul-Singaraja. Kalau anda berangkat dari kota Denpasar, maka anda bisa menuju arah Singaraja atau Bedegul. Setelah itu, teruskan perjalanan hingga sampai di Desa Gitgit dan nantinya anda akan melihat papan penunjuk arah lokasi Air Terjun Gitgit yang berada di bahu kiri jalan.


Anda bisa menikmati perjalanan dengan nyaman dan tenang, karena jalan menuju kawasan Air Terjun Gitgit sudah dilapisi aspal hotmix. Namun, karena lokasinya berada di kawasan pegunungan, maka anda harus menghadapi banyak tikungan. Selain itu, anda juga harus lebih waspada karena tidak jarang jalanan ditutupi oleh kabut yang lumayan tebal.


Setelah sampai di lokasi, anda bisa parkir kendaraan di parkiran yang berada di jalan raya utama. Biaya masuk dan biaya parkiran yaitu Rp 3000. Kemudian anda harus menyusuri jalan setapak dengan berjalan kaki untuk menuju pintu masuk air terjun ini, jaraknya kurang lebih 50 m. Jalan setapak ini cukup lebar, ukuran lebarnya kurang lebih 1 meter dilapisi dengan struktur tanah yang naik turun dan juga berkelok-kelok. Namun bagian samping jalan sudah diberi pagar besi sehingga anda bisa merasa lebih aman.


Setelah sampai di loket, anda masih harus melanjutkan perjalanan dengan menyusuri jalan setapak dengan tingkat kemiringan hampir 45 derajat, sehingga bisa dibilang medan yang ditempuh cukup berat. Maka dari itu, persiapkan fisik anda dengan baik sebelum melewati jalan setapak ini. Anda akan melewati beberapa rumah penduduk dan juga persawahan, lalu anda juga akan menemui banyak sekali kios-kios yang menjual pernak-pernik khas Bali.


Jika anda merasa haus dan lapar, maka anda tidak perlu khawatir karena sudah disediakan bale atau sebuah gazebo dengan ukuran 8×8 meter persegi yang dilengkapi kursi dari semen. Sehingga anda bisa beristirahat di dalam bale ini dengan nyaman sambil melihat pemandangan yang indah di kawasan wisata Air Terjun Gitgit.

Posting Komentar untuk "Air Terjun Gitgit, Sebuah Keindahan yang Tersembunyi di Bali"